Para trader forex pasti sudah sangat familiar dengan istilah analisa teknikal. Salah satu bagian dari analisa teknikal adalah pola grafik. Pola grafik digunakan untuk membaca situasi pasar dengan melihat bentuk-bentuk yang ada pada grafik. Jika Anda ingin sukses di dunia trading, maka penting untuk belajar mengenal pola grafik forex yang beragam. Dengan menguasai pola grafik, Anda dapat dengan mudah membaca situasi pasar dan memprediksi arah pergerakan harga yang akan terjadi.
Namun, sebelum belajar mengenal pola grafik forex, pertama-tama Anda harus memahami dasar-dasar trading. Anda harus mengukur seberapa besar risiko yang dapat Anda ambil saat melakukan trading dan bagaimana cara meminimalisir risiko tersebut. Selain itu, Anda harus belajar bagaimana memilih pair mata uang yang tepat, dan memilih platform trading yang paling sesuai untuk Anda. Setelah memahami dasar-dasar trading, maka barulah Anda dapat mulai mempelajari pola grafik forex. Hal ini perlu dilakukan karena pola grafik berperan penting dalam membantu trader membuat keputusan trading yang baik dan menghasilkan keuntungan yang optimal.
Mengenal Pola Grafik Forex untuk Analisa Teknikal
Sebagai seorang trader forex, analisa teknikal menjadi sebuah senjata penting untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Salah satu metode yang banyak digunakan dalam analisa teknikal adalah dengan mengamati pola grafik. Pola grafik Forex diciptakan oleh para trader dan investor demi membantu mereka memahami pergerakan harga di pasar forex. Sebagai seorang trader, Anda perlu mengenal pola grafik Forex agar dapat membaca dan menginterpretasikan pergerakan harga dengan lebih baik.
Pola Grafik Header and Shoulder
Pola grafik Header and Shoulder adalah salah satu pola yang populer di antara para trader forex. Pola ini terdiri dari tiga puncak dan dua punggung, dimana puncak pertama dan ketiga memiliki tinggi yang sama sedangkan puncak kedua lebih tinggi dari keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa harga mencapai level tinggi, kemudian turun namun setelah itu harga kembali naik melebihi level sebelumnya. Setelah mencapai puncak ketiga, harga akan turun dengan tajam. Seorang trader dapat menggunakan pola ini untuk menempatkan order sell ketika harga turun dan melampaui zona support.
Trader juga sebaiknya melakukan konfirmasi dengan menggunakan alat analisis teknikal tambahan seperti indikator dan level Fibonacci sebelum menempatkan order mereka.
Contoh Penerapan Pola Grafik Header and Shoulder
Sebagai contoh, pasangan mata uang EUR/USD menunjukkan pola Header and Shoulder di grafik harian. Puncak tertinggi tampak pada awal 2018, diikuti oleh dua puncak yang lebih rendah dan kemudian tiga punggung yang lebih rendah. Setelah melewati zona support, harga mulai turun dan breakout terjadi setelah harga menyentuh level support. Trader yang mendeteksi pola ini dapat meletakkan order sell ketika harga turun ke bawah level support.
Sebelum menempatkan order, trader harus memastikan untuk memasang level stop loss yang efektif untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika terjadi pembalikan harga.
Pola Grafik Double Top
Pola grafik Double Top terdiri dari dua puncak yang menunjukkan bahwa harga mencapai level tinggi yang sama dua kali. Setelah mencapai level tinggi, harga akan turun sebelum melintasi zona support. Pola ini menunjukkan adanya tekanan jual di pasar dan kemungkinan besar akan diikuti oleh penurunan harga. Trader dapat menggunakan pola ini untuk menempatkan order sell ketika harga turun di bawah level support.
Contoh Penerapan Pola Grafik Double Top
Sebagai contoh, pasangan mata uang GBP/USD menunjukkan pola Double Top di grafik empat jam. Harga mencapai level tinggi pada Agustus dan September 2018, mencapai level yang sama pada kedua puncak. Setelah mencapai level tinggi, harga mulai bergerak turun sebelum melintasi zona support. Trader yang memahami pola ini dapat menempatkan order sell ketika harga turun melewati zona support.
Trader juga harus mempertimbangkan menggunakan level stop loss yang efektif dan melakukan konfirmasi dengan menggunakan indikator dan level Fibonacci sebelum menempatkan order sell.
Pola Grafik Triple Bottom
Pola grafik Triple Bottom terdiri dari tiga punggung yang menunjukkan bahwa harga mencapai level yang sama tiga kali. Setelah mencapai level terendah, harga akan mulai naik melewati zona resistance. Pola ini menunjukkan adanya tekanan beli di pasar dan kemungkinan besar akan diikuti oleh kenaikan harga. Trader dapat menggunakan pola ini untuk menempatkan order buy ketika harga melewati zona resistance.
Contoh Penerapan Pola Grafik Triple Bottom
Pasangan mata uang USD/JPY menunjukkan pola Triple Bottom pada grafik harian. Harga mencapai level terendah pada Oktober dan November 2018, mencapai level yang sama pada ketiga punggung. Setelah mencapai level terendah, harga mulai naik dan melewati zona resistance. Trader yang memahami pola ini dapat menempatkan order buy ketika harga melewati zona resistance.
Trader harus mempertimbangkan untuk menggunakan level stop loss yang efektif dan melakukan konfirmasi dengan menggunakan indikator dan level Fibonacci sebelum menempatkan order buy.
Kesimpulan
Analisa teknikal adalah salah satu metode yang banyak digunakan dalam dunia trading forex. Pola grafik Forex adalah salah satu metode yang digunakan dalam analisa teknikal. Sebagai seorang trader, Anda harus mengerti berbagai macam pola grafik agar dapat membaca dan menginterpretasikan pergerakan harga dengan lebih baik.
Pola grafik yang populer antara lain Header and Shoulder, Double Top, Triple Bottom dan lain-lain. Sebelum menempatkan order, pastikan untuk melakukan konfirmasi dengan indikator dan level Fibonacci.<
Terima kasih telah mengunjungi cs.teknowarta dan membaca artikel kami tentang mengenal pola grafik forex untuk analisa teknikal. Semoga artikel ini telah memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembaca. Ingatlah bahwa memahami pola grafik amat penting bagi trader forex untuk mengidentifikasi peluang trading dan meningkatkan keuntungan. Jangan ragu untuk mengunjungi kami kembali dan selalu up to date dengan berita dan artikel terkini di cs.teknowarta. Sampai jumpa lagi!
